(Khusus Pria Dewasa): Untung atau Rugi?
Dengan kaki bengkak, seorang pria licik datang ke rumah seorang pemilik kebun kelapa.
”Pak, saya menuntut ganti rugi!”
Dengan terheran-heran sang pemilik kebun bertanya,”Apa salah saya?”
”Tadi waktu saya berjalan-jalan di kebun Bapak, kaki saya kejatuhan buah kelapa dari salah satu pohon Bapak?”
”Ooo…Begitu, ya. Gampang. Berapa yang harus saya ganti?” tanya si pemilik kebun.
Merasa di atas angin, ”Dua setengah juta saja. Bapak beruntung lho, mestinya ongkos perawatan saya di rumah sakit lima juta. Tapi saya diskon 50%,” kata si pria.
”Ok, sebentar, ya,” kata sang pemilik kebun sambil mengeluarkan kalkulator.
Si pria licik tersenyum-senyum sendiri membayangkan uang yang akan diterimanya.
Beberapa saat kemudian sang pemilik kebun menyodorkan selembar kertas.
”Apa ini, Pak?” tanya sang pria.
”Itu tagihan saya. Cuma 40 juta, koq”jawab pemilik kebun.
”Lho, khan saya yang jadi korban!” si pria licik tadi jadi kebingungan.
Dengan santai sang pemilik kebun menjawab, ”Coba kalau yang kejatuhan kelapa tadi kepala Anda? Berapa biaya rumah sakit, biaya pemakaman, dan biaya lain-lain yang harus dikeluarkan oleh keluarga Anda karena kehilangan Anda? Tak terhingga, bukan? Jadi kalau tagihan saya hanya 40 juta, keuntungan yang Anda peroleh masih luar biasa besar”

